Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Bank Amar Indonesia Tbk
Indomobil Sukses Internasional Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Amar Indonesia Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Bank Amar Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 3,82 T, volume 24 jam 683,3 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp785 (kapitalisasi pasar 3,22 T, volume 24 jam 64,5 rb). Perbedaan utamanya: Bank Amar Indonesia Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Amar Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (683,3 rb vs 64,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMARIMAS
Kapitalisasi Pasar
3,82 T3,22 T
Volume
683,3 rb64,5 rb
Lot
6,83 rb645
Perputaran
137,49 jt51,26 jt
Harga Rata-rata
201,22794,75
Nilai Transaksi
137,49 jt51,26 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
204785
Volume Ekuilibrium Indikatif
500115

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAR
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Bank Amar Indonesia Tbk

PT Bank Amar Indonesia Tbk (the "Bank"), formerly PT Anglomas International Bank, was established in 1991 based on Deed No. 32 dated March 15, 1991 of Eddy Widjaja, S.H., notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman AMAR

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS