Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Bank Amar Indonesia Tbk
Enseval Putera Megatrading Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Amar Indonesia Tbk dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Bank Amar Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 3,82 T, volume 24 jam 683,3 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.350 (kapitalisasi pasar 6,31 T, volume 24 jam 11,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Amar Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (683,3 rb vs 11,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMAREPMT
Kapitalisasi Pasar
3,82 T6,31 T
Volume
683,3 rb11,1 rb
Lot
6,83 rb111
Perputaran
137,49 jt25,94 jt
Harga Rata-rata
201,222.337,03
Nilai Transaksi
137,49 jt25,94 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
204
Volume Ekuilibrium Indikatif
500

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAR
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Bank Amar Indonesia Tbk

PT Bank Amar Indonesia Tbk (the "Bank"), formerly PT Anglomas International Bank, was established in 1991 based on Deed No. 32 dated March 15, 1991 of Eddy Widjaja, S.H., notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman AMAR

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT