Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) vs Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS)

Bank Amar Indonesia Tbk
Merdeka Gold Resources Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Amar Indonesia Tbk dan Merdeka Gold Resources Tbk.: Bank Amar Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 3,82 T, volume 24 jam 683,3 rb), sedangkan Merdeka Gold Resources Tbk. diperdagangkan di Rp5.550 (kapitalisasi pasar 83,97 T, volume 24 jam 8,25 jt). Perbedaan utamanya: Merdeka Gold Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 22× kapitalisasi pasar Bank Amar Indonesia Tbk, dan Merdeka Gold Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,25 jt vs 683,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMAREMAS
Kapitalisasi Pasar
3,82 T83,97 T
Volume
683,3 rb8,25 jt
Lot
6,83 rb82,47 rb
Perputaran
137,49 jt46,03 M
Harga Rata-rata
201,225.581,36
Nilai Transaksi
137,49 jt46,03 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2045.550
Volume Ekuilibrium Indikatif
5006,09 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAR
Lihat detail
EMAS
Lihat detail

Tentang Bank Amar Indonesia Tbk

PT Bank Amar Indonesia Tbk (the "Bank"), formerly PT Anglomas International Bank, was established in 1991 based on Deed No. 32 dated March 15, 1991 of Eddy Widjaja, S.H., notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman AMAR

Tentang Merdeka Gold Resources Tbk.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (formerly PT Pani Bersama Jaya) (the Company), was established in Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 87 dated 20 November 2015 made before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notary in North Jakarta. The ultimate parent entity of the Company is PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Meanwhile, MCG is jointly controlled by PT Provident Capital Indonesia and PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, which are respectively controlled by Winato Kartono and Edwin Soeryadjaya.

Selengkapnya di halaman EMAS