Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) vs Delta Djakarta Tbk. (DLTA)

Bank Amar Indonesia Tbk
Delta Djakarta Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Amar Indonesia Tbk dan Delta Djakarta Tbk.: Bank Amar Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 3,82 T, volume 24 jam 683,3 rb), sedangkan Delta Djakarta Tbk. diperdagangkan di Rp1.760 (kapitalisasi pasar 1,42 T, volume 24 jam 361,2 rb). Perbedaan utamanya: Bank Amar Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Delta Djakarta Tbk., dan Bank Amar Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (683,3 rb vs 361,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMARDLTA
Kapitalisasi Pasar
3,82 T1,42 T
Volume
683,3 rb361,2 rb
Lot
6,83 rb3,61 rb
Perputaran
137,49 jt633,6 jt
Harga Rata-rata
201,221.754,16
Nilai Transaksi
137,49 jt633,6 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2041.760
Volume Ekuilibrium Indikatif
50050

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAR
Lihat detail
DLTA
Lihat detail

Tentang Bank Amar Indonesia Tbk

PT Bank Amar Indonesia Tbk (the "Bank"), formerly PT Anglomas International Bank, was established in 1991 based on Deed No. 32 dated March 15, 1991 of Eddy Widjaja, S.H., notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman AMAR

Tentang Delta Djakarta Tbk.

The Company was originally established by a German business group in 1932. It produced the very first beer, Anker Bir, in the country. This makes the Anker Brand the first and original Indonesian beer. The company has been changing hands from German to Dutch, and to Japanese, until it was finally established as PT Delta Djakarta in 1970. It has become and remained as a strong player in the industry. Today, PT Delta Djakarta produces Anker Bir, Anker Stout and Shanta Shandy as well as licensed brands San Miguel and Carlsberg. Distribution extends from Medan to Irian Jaya and from Jakarta to Manado. Collectively, these brands own a major share in the beer industry. PT Delta Djakarta was listed as a public company in the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges in 1983. Today, shareholders include the city Government of DKI Jakarta and San Miguel Brewing International Limited.

Selengkapnya di halaman DLTA