Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Makmur Berkah Amanda TbkTrading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Makmur Berkah Amanda Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Makmur Berkah Amanda Tbk diperdagangkan di Rp240 (kapitalisasi pasar 937,39 M, volume 24 jam 108,9 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp845 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 22,1 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Makmur Berkah Amanda Tbk, dan Makmur Berkah Amanda Tbk lebih aktif diperdagangkan (108,9 rb vs 22,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMANIMAS
Kapitalisasi Pasar
937,39 M3,4 T
Volume
108,9 rb22,1 rb
Lot
1,09 rb221
Perputaran
26,19 jt18,76 jt
Harga Rata-rata
240,46848,87
Nilai Transaksi
26,19 jt18,76 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
850
Volume Ekuilibrium Indikatif
300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAN
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Makmur Berkah Amanda Tbk

PT Makmur Berkah Amanda Tbk (previously PT Sidomaju Industri Estate ("Company")) was established based on Deed No.224, dated May 31, 1996 made by Erly Soehandjojo, SH, notary in Jakarta and Notary Deed Number 5 dated July 2, 1997 made Soeharto, SH, notary in Sidoarjo (here in after referred to as " The Deed of Establishment Deed"). The Company has began its commercial operations since May 31, 1996.

Selengkapnya di halaman AMAN

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS