Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) vs Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA)

Makmur Berkah Amanda Tbk
Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Makmur Berkah Amanda Tbk dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk.: Makmur Berkah Amanda Tbk diperdagangkan di Rp256 (kapitalisasi pasar 1,03 T, volume 24 jam 883,2 rb), sedangkan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 156,2 rb). Perbedaan utamanya: Makmur Berkah Amanda Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Makmur Berkah Amanda Tbk lebih aktif diperdagangkan (883,2 rb vs 156,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMANATLA
Kapitalisasi Pasar
1,03 T309,98 M
Volume
883,2 rb156,2 rb
Lot
8,83 rb1,56 rb
Perputaran
225,52 jt7,81 jt
Harga Rata-rata
255,3450
Nilai Transaksi
225,52 jt7,81 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
25650
Volume Ekuilibrium Indikatif
1122

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAN
Lihat detail
ATLA
Lihat detail

Tentang Makmur Berkah Amanda Tbk

PT Makmur Berkah Amanda Tbk (previously PT Sidomaju Industri Estate ("Company")) was established based on Deed No.224, dated May 31, 1996 made by Erly Soehandjojo, SH, notary in Jakarta and Notary Deed Number 5 dated July 2, 1997 made Soeharto, SH, notary in Sidoarjo (here in after referred to as " The Deed of Establishment Deed"). The Company has began its commercial operations since May 31, 1996.

Selengkapnya di halaman AMAN

Tentang Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.

Selengkapnya di halaman ATLA