Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Asuransi Multi Artha Guna Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Multi Artha Guna Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Asuransi Multi Artha Guna Tbk diperdagangkan di Rp390 (kapitalisasi pasar 1,95 T, volume 24 jam 34,6 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 660,96 M, volume 24 jam 52 rb). Perbedaan utamanya: Asuransi Multi Artha Guna Tbk jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (52 rb vs 34,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMAGIKBI
Kapitalisasi Pasar
1,95 T660,96 M
Volume
34,6 rb52 rb
Lot
346520
Perputaran
13,4 jt28,5 jt
Harga Rata-rata
387,42548,09
Nilai Transaksi
13,4 jt28,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
390555
Volume Ekuilibrium Indikatif
30012

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAG
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Asuransi Multi Artha Guna Tbk

PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (the company) was established at Nov 14, 1980 in Surabaya and at Sept 5, 1997 was moved to Jakarta. The Company's articles of association has been amended from time to time, the latest amendment regarding the change in the Company's status from private company to public company.

Selengkapnya di halaman AMAG

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI