Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) vs Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR)

Asuransi Multi Artha Guna TbkTrading
Bintang Mitra Semestaraya TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Multi Artha Guna Tbk dan Bintang Mitra Semestaraya Tbk: Asuransi Multi Artha Guna Tbk diperdagangkan di Rp390 (kapitalisasi pasar 1,94 T, volume 24 jam 232,2 rb), sedangkan Bintang Mitra Semestaraya Tbk diperdagangkan di Rp306 (kapitalisasi pasar 354,72 M, volume 24 jam 2,4 rb). Perbedaan utamanya: Asuransi Multi Artha Guna Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Bintang Mitra Semestaraya Tbk, dan Asuransi Multi Artha Guna Tbk lebih aktif diperdagangkan (232,2 rb vs 2,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMAGBMSR
Kapitalisasi Pasar
1,94 T354,72 M
Volume
232,2 rb2,4 rb
Lot
2,32 rb24
Perputaran
90,09 jt733,8 rb
Harga Rata-rata
388305,75
Nilai Transaksi
90,09 jt733,8 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
390
Volume Ekuilibrium Indikatif
5

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAG
Lihat detail
BMSR
Lihat detail

Tentang Asuransi Multi Artha Guna Tbk

PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (the company) was established at Nov 14, 1980 in Surabaya and at Sept 5, 1997 was moved to Jakarta. The Company's articles of association has been amended from time to time, the latest amendment regarding the change in the Company's status from private company to public company.

Selengkapnya di halaman AMAG

Tentang Bintang Mitra Semestaraya Tbk

PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (the Company) was established on November 16, 1989 based on Notarial Deed No. 240 of Mrs Siti Pertiwi Henny Shidki, S.H., which had been amended by Notarial Deed No. 246 dated May 31, 1991 by the same Notary regarding the change of name from PT Bintang Mahkota Semestaraya into PT Bintang Mitra Semestaraya. BMSR is a company that concentrate its business on investing its capital on property companies. It generally invest its capital through subsidiary companies and groups in developing commercial buildings, apartments and general housing.

Selengkapnya di halaman BMSR