Perbedaan Altlayer dan Ordinals: Altlayer diperdagangkan di Rp105,21 (kapitalisasi pasar Rp726,4M, volume 24 jam Rp77,78M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.023 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp172,16M). Perbedaan utamanya: Ordinals lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Altlayer 6,9B / 10B ALT (69%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Altlayer selama 58 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| ALT | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp726,4M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp77,78M | Rp172,16M |
Suplai yang Beredar | 6,9B / 10B ALT (69%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
AltLayer adalah protokol terbuka dan terdesentralisasi untuk rollup. AltLayer menyatukan ide baru dari Restaked Rollup (dari rollup stack seperti OP Stack, Arbitrum Orbit, Polygon CDK, ZK Stack, dll.) dan memberikan peningkatan keamanan, desentralisasi, interoperabilitas, dan kecepatan ekonomi kripto finalitas dengan memanfaatkan mekanisme restaking.
Selengkapnya di halaman ALT →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →