Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alpine F1 Team Fan Token (ALPINE) vs Secret (SCRT)

Alpine F1 Team Fan TokenTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alpine F1 Team Fan Token dan Secret: Alpine F1 Team Fan Token diperdagangkan di Rp5.608 (kapitalisasi pasar Rp120,12M, volume 24 jam Rp47,67M), sedangkan Secret diperdagangkan di Rp519,7 (kapitalisasi pasar Rp186,86M, volume 24 jam Rp168,27M). Perbedaan utamanya: Secret lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Alpine F1 Team Fan Token dibatasi (21,3M / 40M ALPINE (54%)), sedangkan Secret terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Alpine F1 Team Fan Token selama 35 Hari dan Secret selama 30 Hari.

ALPINESCRT
Kap. Pasar
Rp120,12MRp186,86M
Volume (24h)
Rp47,67MRp168,27M
Suplai yang Beredar
21,3M / 40M ALPINE (54%)362,2M SCRT
Typical Hold Time
35 Hari30 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ALPINE

Belum ada data sentimen.

SCRT
84% Beli16% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 30 Hari

Tentang Alpine F1 Team Fan Token

ALPINE adalah fan token bertema Formula One dari Binance. Pemegang token dapat berpartisipasi dalam sesi voting di Binance dan staking NFT mereka untuk mendapatkan hadiah dan digital collectibles di 'NFT PowerStation'. Keuntungan ini juga termasuk langganan loyalti dan gift card. Penggemar juga akan mendapatkan akses ke keuntungan lainnya seperti kontak langsung dengan tim F1 di Binance Fan Token Platform, merchandise bertandatangan, dan meet & greet dengan para pembalap.

Selengkapnya di halaman ALPINE

Tentang Secret

Secret (SCRT) adalah blockchain berbasis privasi yang dibangun dalam Cosmos. Kontrak pintarnya disebut Secret Contracts dan memungkinkan DApps untuk menggunakan data privat dalam Secret, mirip dengan bagaimana kontrak pintar lainnya bekerja di blockchain lain. Namun, Secret Contracts mengubah input terenkripsi ke output terenkripsi tanpa mengekspos data. Hal ini bisa dilakukan karena status kontrak yang terenkripsi selama prosesnya.

Selengkapnya di halaman SCRT