Perbedaan Alpine F1 Team Fan Token dan Polymesh: Alpine F1 Team Fan Token diperdagangkan di Rp5.644 (kapitalisasi pasar Rp120,12M, volume 24 jam Rp47,67M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp530,52 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Alpine F1 Team Fan Token, dan suplai Alpine F1 Team Fan Token dibatasi (21,3M / 40M ALPINE (54%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Alpine F1 Team Fan Token selama 35 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| ALPINE | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp120,12M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp47,67M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 21,3M / 40M ALPINE (54%) | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 35 Hari | 20 Hari |
ALPINE adalah fan token bertema Formula One dari Binance. Pemegang token dapat berpartisipasi dalam sesi voting di Binance dan staking NFT mereka untuk mendapatkan hadiah dan digital collectibles di 'NFT PowerStation'. Keuntungan ini juga termasuk langganan loyalti dan gift card. Penggemar juga akan mendapatkan akses ke keuntungan lainnya seperti kontak langsung dengan tim F1 di Binance Fan Token Platform, merchandise bertandatangan, dan meet & greet dengan para pembalap.
Selengkapnya di halaman ALPINE →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →