Perbedaan Alpine F1 Team Fan Token dan Banana Gun: Alpine F1 Team Fan Token diperdagangkan di Rp5.654 (kapitalisasi pasar Rp120,81M, volume 24 jam Rp53,68M), sedangkan Banana Gun diperdagangkan di Rp64.817 (kapitalisasi pasar Rp259,58M, volume 24 jam Rp62,33M). Perbedaan utamanya: Banana Gun jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Alpine F1 Team Fan Token, dan suplai beredar Alpine F1 Team Fan Token 21,3M / 40M ALPINE (54%) dibanding 4M / 10M BANANA (41%) milik Banana Gun. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Alpine F1 Team Fan Token selama 35 Hari dan Banana Gun selama 38 Hari.
| ALPINE | BANANA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp120,81M | Rp259,58M |
Volume (24h) | Rp53,68M | Rp62,33M |
Suplai yang Beredar | 21,3M / 40M ALPINE (54%) | 4M / 10M BANANA (41%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ALPINE adalah fan token bertema Formula One dari Binance. Pemegang token dapat berpartisipasi dalam sesi voting di Binance dan staking NFT mereka untuk mendapatkan hadiah dan digital collectibles di 'NFT PowerStation'. Keuntungan ini juga termasuk langganan loyalti dan gift card. Penggemar juga akan mendapatkan akses ke keuntungan lainnya seperti kontak langsung dengan tim F1 di Binance Fan Token Platform, merchandise bertandatangan, dan meet & greet dengan para pembalap.
Selengkapnya di halaman ALPINE →Banana Gun adalah proyek inovatif di dunia mata uang kripto, yang diciptakan sebagai platform trading khusus untuk trader on-chain. Diluncurkan pada awal 2023, proyek ini dengan cepat menarik perhatian berkat pendekatan pengembangan strategis yang dibagi dalam tiga fase: 'sekarang', 'berikutnya', dan 'nanti'. Peta jalan yang jelas ini menjelaskan peningkatan dan ekspansi platform di masa depan. Struktur ini tidak hanya menyoroti komitmen proyek terhadap pertumbuhan dan adaptabilitas, tetapi juga mendorong keterlibatan komunitas dengan mengundang pengguna untuk memberikan saran fitur dan perbaikan baru.
Selengkapnya di halaman BANANA →