Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Wanchain: ALLORA diperdagangkan di Rp7.438 (kapitalisasi pasar Rp1,48T, volume 24 jam Rp721,51M), sedangkan Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Wanchain, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 198,9M / 210M WAN (95%) milik Wanchain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Wanchain selama 25 Hari.
| ALLO | WAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,48T | Rp240,51M |
Volume (24h) | Rp721,51M | Rp39,98M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 198,9M / 210M WAN (95%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
Wanchain saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp240,51 juta dengan sirkulasi token mencapai 95% dari total supply. Tren jangka pendek menunjukkan volatilitas moderat, sementara jangka panjang perlu dipantau lebih lanjut mengingat data harga terkini tidak tersedia. Hold time rata-rata 25 hari mengindikasikan aktivitas perdagangan yang stabil.
Outlook keseluruhan menunjukkan potensi pertumbuhan jaringan namun dengan risiko volatilitas kripto yang tinggi. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang lebih luas, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan tekanan regulasi sektor kripto.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →