Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ALLORA (ALLO) vs Walrus (WAL)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ALLORA dan Walrus: ALLORA diperdagangkan di Rp5.467 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp372,18M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp425 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp47,09M). Perbedaan utamanya: ALLORA dan Walrus berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 3 Hari dan Walrus selama 24 Hari.

ALLOWAL
Kap. Pasar
Rp1,09TRp1,08T
Volume (24h)
Rp372,18MRp47,09M
Suplai yang Beredar
200,5M / 1B ALLO (21%)2,5B / 5B WAL (51%)
Typical Hold Time
3 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

ALLORA

Belum ada sinyal Aura AI.

Walrus

Walrus (WAL) saat ini diperdagangkan pada harga Rp425,55 dengan kapitalisasi pasar Rp1,08 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh tekanan jual pada moving averages. Token ini memiliki supply terbatas 5 juta dengan 51% sudah beredar, dan rata-rata hold time 24 hari mencerminkan aktivitas perdagangan jangka pendek. Posisi harga saat ini berada di dekat support S1 (Rp427), mengindikasikan kerapuhan dalam tren bearish jangka pendek.

Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan risiko lebih lanjut menuju support Rp406. Peluang terbatas pada rebound teknis jika berhasil mempertahankan level support, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar yang lemah memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau ketat level support kunci dan volume perdagangan untuk konfirmasi perubahan tren.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ALLO
50% Beli50% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 3 Hari
WAL

Belum ada data sentimen.

Tentang ALLORA

APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.

Selengkapnya di halaman ALLO

Tentang Walrus

Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.

Selengkapnya di halaman WAL