Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Viction: ALLORA diperdagangkan di Rp7.417 (kapitalisasi pasar Rp1,48T, volume 24 jam Rp721,51M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp729,13 (kapitalisasi pasar Rp93,34M, volume 24 jam Rp67,08M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 15,9× kapitalisasi pasar Viction, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 127,2M / 210M VIC (61%) milik Viction. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Viction selama 37 Hari.
| ALLO | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,48T | Rp93,34M |
Volume (24h) | Rp721,51M | Rp67,08M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 127,2M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
VIC menunjukkan sinyal keseluruhan bullish dengan harga saat ini Rp709,84 dan market cap Rp91,32 juta. Sinyal osilator bullish didukung ADX tinggi menandakan tren kuat, sementara moving averages masih bearish. Token telah beredar 61% dari total supply 210 juta VIC dengan rata-rata hold time 37 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum teknis kuat, namun perlu waspada terhadap resistensi di Rp757-Rp910. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada jika berhasil tembus level resistance dengan volume tinggi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →