Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Terra USD: ALLORA diperdagangkan di Rp7.225 (kapitalisasi pasar Rp1,45T, volume 24 jam Rp703,21M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp99,18 (kapitalisasi pasar Rp560M, volume 24 jam Rp237,9M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Terra USD, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Terra USD selama 55 Hari.
| ALLO | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,45T | Rp560M |
Volume (24h) | Rp703,21M | Rp237,9M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 55 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
Terra USD (USTC) saat ini diperdagangkan pada Rp103,1 dengan sinyal teknis bullish berdasarkan moving averages. Token menunjukkan momentum positif dengan market cap Rp582,95M dan 92% supply dalam sirkulasi. Posisi saat ini berada di antara support S1 (Rp96) dan pivot point (Rp111), menunjukkan zona kunci untuk pergerakan berikutnya.
Outlook keseluruhan menunjukkan potensi kenaikan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan posisi dekat support kuat, sementara risiko mencakup RSI overbought dan volatilitas kripto yang melekat. Investor harus memantau level support kritis untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →