Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja ALLORA (ALLO) vs SUPRA (SUPRA)

ALLORA
SUPRA

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan ALLORA dan SUPRA: ALLORA diperdagangkan di Rp7.243 (kapitalisasi pasar Rp1,45T, volume 24 jam Rp703,21M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,67 (kapitalisasi pasar Rp119,1M, volume 24 jam Rp5,64M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 12,2× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 32,5B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.

ALLOSUPRA
Kap. Pasar
Rp1,45TRp119,1M
Volume (24h)
Rp703,21MRp5,64M
Suplai yang Beredar
200,5M / 1B ALLO (21%)32,5B / 100B SUPRA (33%)
Typical Hold Time
2 Hari15 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

ALLORA

ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.

Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.

SUPRA

SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3.8187 dan kapitalisasi pasar Rp123,68 juta. Supply yang beredar baru 32,5 juta dari total 100 juta token, dengan rata-rata hold time 15 hari. Indikator teknis mayoritas bearish, namun RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada dari level oversold RSI, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi perubahan tren.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ALLO
31% Beli69% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 2 Hari
SUPRA
64% Beli36% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 15 Hari

Tentang ALLORA

APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.

Selengkapnya di halaman ALLO

Tentang SUPRA

Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.

Selengkapnya di halaman SUPRA