Perbedaan ALLORA dan Lido Staked Ether: ALLORA diperdagangkan di Rp5.468 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp372,18M), sedangkan Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp33.440.981 (kapitalisasi pasar Rp317,06T, volume 24 jam Rp91,46M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 290,9× kapitalisasi pasar ALLORA, dan suplai ALLORA dibatasi (200,5M / 1B ALLO (21%)), sedangkan Lido Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 3 Hari dan Lido Staked Ether selama 21 Hari.
| ALLO | STETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,09T | Rp317,06T |
Volume (24h) | Rp372,18M | Rp91,46M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 9,5M STETH |
Typical Hold Time | 3 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →