Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Suilend: ALLORA diperdagangkan di Rp7.349 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp718,47M), sedangkan Suilend diperdagangkan di Rp882,28 (kapitalisasi pasar Rp65,02M, volume 24 jam Rp1,62M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 22,5× kapitalisasi pasar Suilend, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 70,6M / 100M SEND (71%) milik Suilend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Suilend selama 13 Hari.
| ALLO | SEND | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,46T | Rp65,02M |
Volume (24h) | Rp718,47M | Rp1,62M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 70,6M / 100M SEND (71%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
Token SEND saat ini memiliki kapitalisasi pasar Rp65,02 juta dengan supply yang beredar mencapai 70,6 juta dari total maksimum 100 juta token. Tingkat sirkulasi 71% menunjukkan distribusi token yang cukup baik, sementara rata-rata hold time 13 hari mengindikasikan aktivitas trading yang aktif. Data teknis menunjukkan token ini masih dalam fase pengembangan dengan volatilitas yang perlu diwaspadai.
Outlook untuk SEND menunjukkan potensi pertumbuhan namun dengan risiko tinggi. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko utama mencakup volatilitas pasar crypto dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau perkembangan protokol dan aktivitas komunitas secara ketat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Sejak diluncurkan pada bulan Maret, Suilend telah menjadi salah satu platform DeFi utama di Sui. Kini Suilend berkembang dengan Sui DeFi Suite—lending, LST, swap, dan AMM—untuk membangun superapp DeFi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SEND →