Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Scallop: ALLORA diperdagangkan di Rp7.272 (kapitalisasi pasar Rp1,39T, volume 24 jam Rp677,63M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp146,37 (kapitalisasi pasar Rp23,85M, volume 24 jam Rp1,68M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 58,3× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 162,9M / 250M SCA (66%) milik Scallop. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Scallop selama 12 Hari.
| ALLO | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,39T | Rp23,85M |
Volume (24h) | Rp677,63M | Rp1,68M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 162,9M / 250M SCA (66%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 12 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
Token SCA saat ini diperdagangkan pada Rp146,79 dengan sinyal teknis bearish yang kuat. Market cap mencapai Rp23,97 juta dengan 66% supply beredar dari total 250 juta token. Indikator teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan RSI oversold namun ADX mengkonfirmasi tren bearish. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang terdeteksi dalam ekosistem Scallop.
Outlook bearish jangka pendek dengan risiko tinggi. Peluang muncul dari level support Rp121-141, namun volatilitas crypto dan sinyal jual yang dominan memerlukan kehati-hatian. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas, tekanan jual berkelanjutan, dan kurangnya perkembangan ekosistem yang dapat mempengaruhi harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →