Perbedaan ALLORA dan Rain: ALLORA diperdagangkan di Rp5.476 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp372,18M), sedangkan Rain diperdagangkan di Rp228,93 (kapitalisasi pasar Rp163,77T, volume 24 jam Rp707,99M). Perbedaan utamanya: Rain jauh lebih besar — sekitar 150,2× kapitalisasi pasar ALLORA, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 716,6B / 1,1T RAIN (63%) milik Rain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 3 Hari dan Rain selama 2 Hari.
| ALLO | RAIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,09T | Rp163,77T |
Volume (24h) | Rp372,18M | Rp707,99M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 716,6B / 1,1T RAIN (63%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →RAIN adalah token native Rain Protocol, platform pasar prediksi terdesentralisasi di jaringan Arbitrum yang memungkinkan pengguna membuat dan berpartisipasi dalam pasar berdasarkan peristiwa dunia nyata yang dapat diverifikasi. Protokol ini menggunakan automated market maker untuk menentukan harga hasil prediksi. RAIN digunakan untuk mengakses pasar prediksi, mendukung tata kelola protokol melalui Rain DAO, serta memberikan reward kepada pembuat pasar, penyedia likuiditas, dan resolver.
Selengkapnya di halaman RAIN →