Perbedaan ALLORA dan Port3 Network: ALLORA diperdagangkan di Rp5.473 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp372,18M), sedangkan Port3 Network diperdagangkan di Rp23,63 (kapitalisasi pasar Rp15,67M, volume 24 jam Rp28,22M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 69,6× kapitalisasi pasar Port3 Network, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 692,9M / 1B PORT3 (70%) milik Port3 Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 3 Hari dan Port3 Network selama 10 Hari.
| ALLO | PORT3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,09T | Rp15,67M |
Volume (24h) | Rp372,18M | Rp28,22M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 692,9M / 1B PORT3 (70%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Port3 Network adalah platform Web3 serbaguna yang berfokus pada input dan output data sosial. Platform ini menggabungkan berbagai komponen dan inisiatif untuk mentransformasi jaringan data terdesentralisasi. Inti dari Port3 Network adalah penggunaan AI untuk mengindeks dan menstandarkan data, membangun AI Data Layer yang kuat sebagai fondasi aplikasi Web3. Jaringan data AI terdesentralisasi ini mengumpulkan dan menstandarkan informasi untuk layanan AI dan strategi cerdas, menjadikannya bagian penting bagi proyek-proyek berbasis blockchain.
Selengkapnya di halaman PORT3 →