Perbedaan ALLORA dan Nomina: ALLORA diperdagangkan di Rp5.467 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp372,18M), sedangkan Nomina diperdagangkan di Rp29,07 (kapitalisasi pasar Rp84,76M, volume 24 jam Rp54,3M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 12,9× kapitalisasi pasar Nomina, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 2,9B / 7,5B NOM (39%) milik Nomina. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 3 Hari dan Nomina selama 22 Hari.
| ALLO | NOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,09T | Rp84,76M |
Volume (24h) | Rp372,18M | Rp54,3M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 2,9B / 7,5B NOM (39%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Nomina is a rebranded DeFi platform designed to simplify advanced trading strategies and cross-exchange operations in perpetual futures markets. Evolving from Omni Network through a 1:75 token swap, Nomina streamlines complex DeFi trading with automation and unified tools. Built for experienced traders, it enhances efficiency and accessibility across decentralized exchanges, offering a more seamless and intelligent trading experience.
Selengkapnya di halaman NOM →