Perbedaan ALLORA dan MON: ALLORA diperdagangkan di Rp5.467 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp372,18M), sedangkan MON diperdagangkan di Rp24,59 (kapitalisasi pasar Rp18,31M, volume 24 jam Rp1,36M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 59,5× kapitalisasi pasar MON, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 593,8M / 1B MONPRO (60%) milik MON. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 3 Hari dan MON selama 16 Hari.
| ALLO | MONPRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,09T | Rp18,31M |
Volume (24h) | Rp372,18M | Rp1,36M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 593,8M / 1B MONPRO (60%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →MON Protocol adalah ekosistem digital terdesentralisasi yang memanfaatkan token MONPRO dan dijaga oleh validator global. Platform ini memiliki launchpool untuk reward pengguna dan mendukung pengembangan game serta IP blockchain-native. Dengan game internal seperti Pixelmon Games dan kemitraan dengan jaringan terkemuka, MON Protocol membangun komunitas gamer yang berkembang, sementara token MONPRO digunakan untuk tata kelola, utilitas dalam game, dan reward komunitas.
Selengkapnya di halaman MONPRO →