Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Mira: ALLORA diperdagangkan di Rp7.430 (kapitalisasi pasar Rp1,49T, volume 24 jam Rp713,03M), sedangkan Mira diperdagangkan di Rp776,09 (kapitalisasi pasar Rp232,81M, volume 24 jam Rp162,95M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 298M / 1B MIRA (30%) milik Mira. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Mira selama 20 Hari.
| ALLO | MIRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,49T | Rp232,81M |
Volume (24h) | Rp713,03M | Rp162,95M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 298M / 1B MIRA (30%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
Token MIRA saat ini menunjukkan sinyal bearish dengan harga Rp781,29 dan market cap Rp232,33 juta. Teknis menunjukkan tekanan jual dominan dari moving averages, meski oscillators netral. Support kunci berada di Rp770 dan resistance di Rp880. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta dengan sirkulasi 30% dan hold time rata-rata 20 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang ada di bounce dari support Rp770, namun waspada jika tembus ke Rp731. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang masih rapuh.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →