Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Merlin Chain: ALLORA diperdagangkan di Rp7.338 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp718,47M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp338,04 (kapitalisasi pasar Rp446,18M, volume 24 jam Rp69,95M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 1,3B / 2,1B MERL (63%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| ALLO | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,46T | Rp446,18M |
Volume (24h) | Rp718,47M | Rp69,95M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 9 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
Merlin Chain saat ini diperdagangkan pada Rp340,12 dengan kapitalisasi pasar Rp441,6 juta, menunjukkan posisi bearish berdasarkan sinyal teknis dominan. Token ini memiliki supply yang beredar 63% dari total maksimum 2,1 juta MERL dengan rata-rata hold time 9 hari. Indikator teknis menunjukkan tekanan jual yang kuat pada moving averages meskipun osilator dalam kondisi netral.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada level support kuat di Rp315, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau ketat level resistance kunci di Rp348 untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →