Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan IDEX: ALLORA diperdagangkan di Rp7.259 (kapitalisasi pasar Rp1,39T, volume 24 jam Rp677,63M), sedangkan IDEX diperdagangkan di Rp33,85 (kapitalisasi pasar Rp74,11M, volume 24 jam Rp36,08M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 18,8× kapitalisasi pasar IDEX, dan suplai ALLORA dibatasi (200,5M / 1B ALLO (21%)), sedangkan IDEX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan IDEX selama 19 Hari.
| ALLO | IDEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,39T | Rp74,11M |
Volume (24h) | Rp677,63M | Rp36,08M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 1B IDEX |
Typical Hold Time | 2 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
Token IDEX menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp74,11 juta dengan supply yang beredar 1 juta token. Hold time rata-rata 19 hari mengindikasikan holding pattern jangka pendek. Data harga saat ini tidak tersedia untuk analisis tren teknis mendalam, namun kapitalisasi pasar yang relatif kecil menunjukkan token dengan likuiditas terbatas.
Outlook: Potensi volatilitas tinggi karena kapitalisasi kecil. Risiko utama: likuiditas rendah, volume trading terbatas, dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan. Perlu pemantauan ketat terhadap perkembangan ekosistem dan listing exchange untuk momentum positif.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →IDEX mengklaim sebagai DEX likuiditas hibrida pertama yang menggabungkan model order book dengan automated market maker (AMM). Platform ini mengombinasikan kecepatan dan fitur order book tradisional dengan keamanan serta likuiditas AMM. Dengan mengintegrasikan mesin perdagangan off-chain dan penyelesaian perdagangan on-chain, IDEX menawarkan pendekatan unik untuk bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman IDEX →