Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Solana Name Service: ALLORA diperdagangkan di Rp7.348 (kapitalisasi pasar Rp1,48T, volume 24 jam Rp705,57M), sedangkan Solana Name Service diperdagangkan di Rp382,35 (kapitalisasi pasar Rp379,02M, volume 24 jam Rp140,22M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Solana Name Service, dan suplai ALLORA dibatasi (200,5M / 1B ALLO (21%)), sedangkan Solana Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Solana Name Service selama 32 Hari.
| ALLO | FIDA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,48T | Rp379,02M |
Volume (24h) | Rp705,57M | Rp140,22M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 990,9M FIDA |
Typical Hold Time | 2 Hari | 32 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
FIDA saat ini diperdagangkan pada Rp383,96 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator menunjukkan netral. Market cap mencapai Rp385,17 juta dengan hold time rata-rata 32 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam analisis ini.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jangka pendek. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support, namun risiko volatilitas tinggi dan momentum bearish mendominasi. Investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan kurangnya katalis fundamental.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Bonfida dikenal sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Solana. Mereka memperoleh reputasi ini melalui kontribusi mereka terhadap ekosistem, menyediakan layanan dan produk yang mendukung pertumbuhannya. Beberapa kontribusi mereka termasuk menciptakan Asset Agnostic Orderbook (AOB) sebagai mesin Serum Core yang baru, menyederhanakan transaksi dengan Solana Name Service, dan memperkenalkan perpetual swap pertama di Solana yang disebut Audaces. Sebagai hasilnya, para pengembang mereka sangat dihormati di dalam ekosistem Solana.
Selengkapnya di halaman FIDA →