Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Dusk: ALLORA diperdagangkan di Rp7.225 (kapitalisasi pasar Rp1,45T, volume 24 jam Rp703,21M), sedangkan Dusk diperdagangkan di Rp1.343 (kapitalisasi pasar Rp671,56M, volume 24 jam Rp57,25M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Dusk, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 497M / 1B DUSK (50%) milik Dusk. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Dusk selama 40 Hari.
| ALLO | DUSK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,45T | Rp671,56M |
Volume (24h) | Rp703,21M | Rp57,25M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 497M / 1B DUSK (50%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 40 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
Dusk saat ini diperdagangkan di Rp1.338 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, ditunjukkan oleh 17 sinyal jual vs 1 beli. Token berada di zona support kritis S1 (Rp1.341) dengan market cap Rp673,44 juta. Supply yang beredar mencapai 497 juta dari total 1 juta DUSK, menunjukkan sirkulasi 50% dengan rata-rata hold time 40 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat.
Outlook bearish dengan risiko tinggi karena tekanan jual teknis yang dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support, namun volatilitas crypto dan likuiditas rendah menjadi perhatian utama. Investor harus waspada terhadap potensi breakdown di bawah support kritis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Dusk Network adalah blockchain privasi untuk aplikasi finansial, dengan blockchain Layer-1 yang menggerakkan standar Confidential Security Contract (XSC) dan mendukung kontrak pintar rahasia yang native. Dusk Network menyasar persyaratan dan kebutuhan pasar finansial. Inti dari desainnya adalah infrastruktur publik yang terukur, penyelesaian transaksi secara langsung, dan privasi data yang ketat.
Selengkapnya di halaman DUSK →