Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja ALLORA (ALLO) vs DIA (DIA)

ALLORA
DIA

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan ALLORA dan DIA: ALLORA diperdagangkan di Rp7.292 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp718,47M), sedangkan DIA diperdagangkan di Rp1.820 (kapitalisasi pasar Rp218,29M, volume 24 jam Rp30,17M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 119,7M / 200M DIA (60%) milik DIA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan DIA selama 25 Hari.

ALLODIA
Kap. Pasar
Rp1,46TRp218,29M
Volume (24h)
Rp718,47MRp30,17M
Suplai yang Beredar
200,5M / 1B ALLO (21%)119,7M / 200M DIA (60%)
Typical Hold Time
2 Hari25 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

ALLORA

ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.

Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.

DIA

DIA saat ini diperdagangkan pada Rp1.825 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki market cap Rp222,67 juta dengan supply beredar 60% dari total 200 juta token. Harga berada dekat support S3 Rp1.810, menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.

Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kuat, sementara risiko termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ALLO
31% Beli69% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 2 Hari
DIA
51% Beli49% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 25 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang ALLORA

APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.

Selengkapnya di halaman ALLO

Tentang DIA

DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.

Selengkapnya di halaman DIA