Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ALLORA (ALLO) vs DIA (DIA)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ALLORA dan DIA: ALLORA diperdagangkan di Rp5.460 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp372,18M), sedangkan DIA diperdagangkan di Rp2.193 (kapitalisasi pasar Rp261,41M, volume 24 jam Rp38,67M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 119,7M / 200M DIA (60%) milik DIA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 3 Hari dan DIA selama 24 Hari.

ALLODIA
Kap. Pasar
Rp1,09TRp261,41M
Volume (24h)
Rp372,18MRp38,67M
Suplai yang Beredar
200,5M / 1B ALLO (21%)119,7M / 200M DIA (60%)
Typical Hold Time
3 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

ALLORA

Belum ada sinyal Aura AI.

DIA

Token DIA saat ini diperdagangkan pada Rp2.191 dengan sinyal teknis bullish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Market cap mencapai Rp264,1 juta dengan supply beredar 60%. Harga berada di atas support kunci Rp2.089 namun di bawah pivot point Rp2.208, menunjukkan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir berdasarkan data CoinGecko per Agustus 2026.

Outlook keseluruhan netral-cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun fundamental terbatas. Peluang utama terletak pada breakout di atas Rp2.295, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas rendah (volume tidak tersedia). Investor harus memantau level resistance dan aktivitas jaringan untuk konfirmasi tren.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ALLO
50% Beli50% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 3 Hari
DIA
10% Beli90% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 24 Hari

Tentang ALLORA

APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.

Selengkapnya di halaman ALLO

Tentang DIA

DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.

Selengkapnya di halaman DIA