Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan DeepBook Protocol: ALLORA diperdagangkan di Rp7.449 (kapitalisasi pasar Rp1,49T, volume 24 jam Rp713,03M), sedangkan DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp310,22 (kapitalisasi pasar Rp1,7T, volume 24 jam Rp81,95M). Perbedaan utamanya: ALLORA dan DeepBook Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 5,5B / 10B DEEP (55%) milik DeepBook Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan DeepBook Protocol selama 13 Hari.
| ALLO | DEEP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,49T | Rp1,7T |
Volume (24h) | Rp713,03M | Rp81,95M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 5,5B / 10B DEEP (55%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
DeepBook Protocol (DEEP) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp318,91, mendekati support kunci di Rp315. Market cap mencapai Rp1,74 triliun dengan supply beredar 5,5 juta token. RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought, sementara ADX mengindikasikan tren kuat. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko koreksi menuju support Rp304. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp337. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan kurangnya perkembangan ekosistem yang dapat mempengaruhi daya tarik fundamental token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →