Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ALLORA (ALLO) vs Core (CORE)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ALLORA dan Core: ALLORA diperdagangkan di Rp5.478 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp372,18M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp348,1 (kapitalisasi pasar Rp438,69M, volume 24 jam Rp54,94M). Perbedaan utamanya: ALLORA jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar ALLORA 200,5M / 1B ALLO (21%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 3 Hari dan Core selama 39 Hari.

ALLOCORE
Kap. Pasar
Rp1,09TRp438,69M
Volume (24h)
Rp372,18MRp54,94M
Suplai yang Beredar
200,5M / 1B ALLO (21%)1,2B / 2,1B CORE (60%)
Typical Hold Time
3 Hari39 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

ALLORA

Belum ada sinyal Aura AI.

Core

Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp352,84, di bawah pivot point Rp357. Teknikal menunjukkan tekanan jual yang kuat dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token memiliki sirkulasi 60% dari total supply 2,1 juta CORE, dengan waktu holding rata-rata 39 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang muncul jika harga bisa bertahan di support kunci Rp345, namun kerentanan terhadap volatilitas crypto dan tekanan jual teknikal memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (market cap Rp438,53 juta) dan ketiadaan catalyst fundamental baru yang dapat mendorong pemulihan harga dalam jangka pendek.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ALLO
50% Beli50% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 3 Hari
CORE
48% Beli52% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 39 Hari

Tentang ALLORA

APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.

Selengkapnya di halaman ALLO

Tentang Core

CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.

Selengkapnya di halaman CORE