Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ALLORA dan Centrifuge: ALLORA diperdagangkan di Rp7.438 (kapitalisasi pasar Rp1,49T, volume 24 jam Rp713,03M), sedangkan Centrifuge diperdagangkan di Rp3.378 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp198,78M). Perbedaan utamanya: Centrifuge lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai ALLORA dibatasi (200,5M / 1B ALLO (21%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ALLORA selama 2 Hari dan Centrifuge selama 4 Hari.
| ALLO | CFG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,49T | Rp1,95T |
Volume (24h) | Rp713,03M | Rp198,78M |
Suplai yang Beredar | 200,5M / 1B ALLO (21%) | 577,2M CFG |
Typical Hold Time | 2 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ALLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp7.374,72 dan market cap Rp1,46 triliun. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini berada di zona resistance kunci dengan support utama di Rp6.865 dan resistance di Rp7.657. Supply terbatas 1 juta token dengan sirkulasi 21% menciptakan dinamika supply-demand yang menarik.
Outlook positif didukung momentum teknis bullish namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada momentum bullish dan supply terbatas, sementara risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas pasar crypto yang dapat memicu koreksi tajam. Investor disarankan memantau level support kritis untuk manajemen risiko.
CFG saat ini diperdagangkan pada Rp3.415 dengan kapitalisasi pasar Rp1,96 triliun. Sinyal teknis menunjukkan tekanan bearish dengan moving averages yang dominan jual (11 jual vs 2 beli), meskipun osilator dalam zona netral. Token berada di antara support S1 (Rp3.392) dan resistance R1 (Rp3.559) dengan hold time rata-rata 4 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support S2 (Rp3.326). Peluang rebound terbatas pada breakout di atas R1, namun momentum lemah dengan ADX menunjukkan tren yang melemah. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi khas crypto dan volume perdagangan yang perlu dipantau untuk konfirmasi arah.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
APRO adalah protokol oracle data yang menghadirkan informasi dunia nyata ke jaringan blockchain. Protokol ini mendukung berbagai aplikasi seperti RWA, AI, prediction market, dan DeFi dengan menyediakan data on-chain yang andal. Infrastruktur APRO memanfaatkan model machine learning untuk meningkatkan validasi dan sourcing data, sehingga developer mendapatkan informasi yang akurat dan tahan manipulasi.
Selengkapnya di halaman ALLO →Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →