Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA)

Alakasa Industrindo TbkTrading
Sumber Tani Agung Resources TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Sumber Tani Agung Resources Tbk: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp2.570 (kapitalisasi pasar 1,19 T, volume 24 jam 142,2 rb), sedangkan Sumber Tani Agung Resources Tbk diperdagangkan di Rp1.065 (kapitalisasi pasar 11,5 T, volume 24 jam 4,5 jt). Perbedaan utamanya: Sumber Tani Agung Resources Tbk jauh lebih besar — sekitar 9,7× kapitalisasi pasar Alakasa Industrindo Tbk, dan Sumber Tani Agung Resources Tbk lebih aktif diperdagangkan (4,5 jt vs 142,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKASTAA
Kapitalisasi Pasar
1,19 T11,5 T
Volume
142,2 rb4,5 jt
Lot
1,42 rb45,01 rb
Perputaran
365,45 jt4,78 M
Harga Rata-rata
2.5701.061,92
Nilai Transaksi
365,45 jt4,78 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.5701.065
Volume Ekuilibrium Indikatif
30529

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
STAA
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Sumber Tani Agung Resources Tbk

PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (the Company) (formerly PT Sinarlika Portibijaya Plantation) was established on July 31, 1993 based on the Notarial Deed No. 189 of Reny Helena Hutagalung, S.H., Notary in Medan. The Company has operated its palm oil processing factory since May 2010.

Selengkapnya di halaman STAA