Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Semen Baturaja Tbk. (SMBR)

Alakasa Industrindo TbkTrading
Semen Baturaja Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Semen Baturaja Tbk.: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp2.380 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 118,5 rb), sedangkan Semen Baturaja Tbk. diperdagangkan di Rp166 (kapitalisasi pasar 1,67 T, volume 24 jam 891,3 rb). Perbedaan utamanya: Semen Baturaja Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Semen Baturaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (891,3 rb vs 118,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKASMBR
Kapitalisasi Pasar
1,3 T1,67 T
Volume
118,5 rb891,3 rb
Lot
1,19 rb8,91 rb
Perputaran
290,89 jt148,02 jt
Harga Rata-rata
2.454,74166,08
Nilai Transaksi
290,89 jt148,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.570168
Volume Ekuilibrium Indikatif
60521 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
SMBR
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Semen Baturaja Tbk.

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (the Company) was established by Deed of Notary Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjai No. 34, in Jakarta, dated November 14, 1974, amended by the same notary on November 21, 1974, amended by the same notary on November 21, 1974 Deed No. 49.

Selengkapnya di halaman SMBR