Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Roda Vivatex Tbk (RDTX)

Alakasa Industrindo Tbk
Roda Vivatex Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Roda Vivatex Tbk: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 263,99 M, volume 24 jam 140,7 rb), sedangkan Roda Vivatex Tbk diperdagangkan di Rp14.200 (kapitalisasi pasar 3,76 T, volume 24 jam 2,3 rb). Perbedaan utamanya: Roda Vivatex Tbk jauh lebih besar — sekitar 14,2× kapitalisasi pasar Alakasa Industrindo Tbk, dan Alakasa Industrindo Tbk lebih aktif diperdagangkan (140,7 rb vs 2,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKARDTX
Kapitalisasi Pasar
263,99 M3,76 T
Volume
140,7 rb2,3 rb
Lot
1,41 rb23
Perputaran
73,46 jt32,34 jt
Harga Rata-rata
522,0814.060,87
Nilai Transaksi
73,46 jt32,34 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
51514.000
Volume Ekuilibrium Indikatif
15100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
RDTX
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Roda Vivatex Tbk

PT. Roda Vivatex produces georgette, sateen, and palace fabrics. Established in September 27, 1980, the company started producing grey fabrics, and in 1984, it expanded to produce plain and printed fabrics.

Selengkapnya di halaman RDTX