Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Alakasa Industrindo Tbk
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 263,99 M, volume 24 jam 140,7 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.010 (kapitalisasi pasar 24,51 T, volume 24 jam 12,44 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 92,8× kapitalisasi pasar Alakasa Industrindo Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,44 jt vs 140,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKAJPFA
Kapitalisasi Pasar
263,99 M24,51 T
Volume
140,7 rb12,44 jt
Lot
1,41 rb124,38 rb
Perputaran
73,46 jt25,39 M
Harga Rata-rata
522,082.041,41
Nilai Transaksi
73,46 jt25,39 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5152.010
Volume Ekuilibrium Indikatif
152,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA