Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Alakasa Industrindo Tbk
Gunung Raja Paksi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 263,99 M, volume 24 jam 140,7 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,51 T, volume 24 jam 480,9 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 13,3× kapitalisasi pasar Alakasa Industrindo Tbk, dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (480,9 rb vs 140,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKAGGRP
Kapitalisasi Pasar
263,99 M3,51 T
Volume
140,7 rb480,9 rb
Lot
1,41 rb4,81 rb
Perputaran
73,46 jt140,02 jt
Harga Rata-rata
522,08291,15
Nilai Transaksi
73,46 jt140,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
515292
Volume Ekuilibrium Indikatif
15118

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP