Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Eratex Djaja Tbk. (ERTX)

Alakasa Industrindo Tbk
Eratex Djaja Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Eratex Djaja Tbk.: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 263,99 M, volume 24 jam 140,7 rb), sedangkan Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp153 (kapitalisasi pasar 195,55 M, volume 24 jam 1,68 jt). Perbedaan utamanya: Alakasa Industrindo Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Eratex Djaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,68 jt vs 140,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKAERTX
Kapitalisasi Pasar
263,99 M195,55 M
Volume
140,7 rb1,68 jt
Lot
1,41 rb16,82 rb
Perputaran
73,46 jt256,51 jt
Harga Rata-rata
522,08152,52
Nilai Transaksi
73,46 jt256,51 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
515153
Volume Ekuilibrium Indikatif
1580

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
ERTX
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX