Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Berlina Tbk (BRNA)

Alakasa Industrindo Tbk
Berlina Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Berlina Tbk: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 263,99 M, volume 24 jam 140,7 rb), sedangkan Berlina Tbk diperdagangkan di Rp570 (kapitalisasi pasar 562,99 M, volume 24 jam 45,3 rb). Perbedaan utamanya: Berlina Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Alakasa Industrindo Tbk, dan Alakasa Industrindo Tbk lebih aktif diperdagangkan (140,7 rb vs 45,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKABRNA
Kapitalisasi Pasar
263,99 M562,99 M
Volume
140,7 rb45,3 rb
Lot
1,41 rb453
Perputaran
73,46 jt26,11 jt
Harga Rata-rata
522,08576,37
Nilai Transaksi
73,46 jt26,11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
515570
Volume Ekuilibrium Indikatif
1580

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
BRNA
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA