Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Lavender Bina Cendikia Tbk. (BMBL)

Alakasa Industrindo TbkTrading
Lavender Bina Cendikia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Lavender Bina Cendikia Tbk.: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp2.380 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 178,1 rb), sedangkan Lavender Bina Cendikia Tbk. diperdagangkan di Rp32 (kapitalisasi pasar 32,96 M, volume 24 jam 454,1 rb). Perbedaan utamanya: Alakasa Industrindo Tbk jauh lebih besar — sekitar 39,4× kapitalisasi pasar Lavender Bina Cendikia Tbk., dan Lavender Bina Cendikia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (454,1 rb vs 178,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKABMBL
Kapitalisasi Pasar
1,3 T32,96 M
Volume
178,1 rb454,1 rb
Lot
1,78 rb4,54 rb
Perputaran
432,74 jt14,07 jt
Harga Rata-rata
2.429,7330,98
Nilai Transaksi
432,74 jt14,07 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.380
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,17 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
BMBL
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Lavender Bina Cendikia Tbk.

PT Lavender Bina Cendikia Tbk ("Company") was established on November 27, 2013 based on theNotarial deed of Suparman Hasyim, S.H., No. 35. The Company started its commercial operations in2013. The ultimate beneficial owner of the Company is Galih Pandekar.

Selengkapnya di halaman BMBL