Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) vs Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA)

Alakasa Industrindo TbkTrading
Atlantis Subsea Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alakasa Industrindo Tbk dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk.: Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp2.570 (kapitalisasi pasar 1,19 T, volume 24 jam 142,2 rb), sedangkan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 84,96 jt). Perbedaan utamanya: Alakasa Industrindo Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (84,96 jt vs 142,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALKAATLA
Kapitalisasi Pasar
1,19 T309,98 M
Volume
142,2 rb84,96 jt
Lot
1,42 rb849,56 rb
Perputaran
365,45 jt4,25 M
Harga Rata-rata
2.57050,04
Nilai Transaksi
365,45 jt4,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.57050
Volume Ekuilibrium Indikatif
302,54 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALKA
Lihat detail
ATLA
Lihat detail

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA

Tentang Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.

Selengkapnya di halaman ATLA