Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Ancara Logistics Indonesia Tbk. (ALII) vs Kabelindo Murni Tbk (KBLM)

Ancara Logistics Indonesia Tbk.
Kabelindo Murni Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Ancara Logistics Indonesia Tbk. dan Kabelindo Murni Tbk: Ancara Logistics Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 11,16 T, volume 24 jam 523,9 rb), sedangkan Kabelindo Murni Tbk diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 324,8 M, volume 24 jam 18,7 rb). Perbedaan utamanya: Ancara Logistics Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 34,4× kapitalisasi pasar Kabelindo Murni Tbk, dan Ancara Logistics Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (523,9 rb vs 18,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALIIKBLM
Kapitalisasi Pasar
11,16 T324,8 M
Volume
523,9 rb18,7 rb
Lot
5,24 rb187
Perputaran
363,45 jt5,46 jt
Harga Rata-rata
693,74292,12
Nilai Transaksi
363,45 jt5,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
685
Volume Ekuilibrium Indikatif
22

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALII
Lihat detail
KBLM
Lihat detail

Tentang Ancara Logistics Indonesia Tbk.

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (the Company) was established in the Republic of Indonesia on July 30, 2019 within the framework of the Foreign Direct Investment Law No. 25 Year 2007 based on Notarial Deed No. 437, of Netty Maria Machdar, SH., notary. The Company started its commercial operations in July 2020.

Selengkapnya di halaman ALII

Tentang Kabelindo Murni Tbk

PT Kabelindo Murni Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 71 dated October 11, 1979 of Fredrik Alexander Tumbuan, S.H. PT Kabelindo Murni Tbk manufactures cable and cable fittings using raw materials such as polyethylene and heat shrinkable materials tubes. Installed production capacity has reached 26,000 tons of power cables and 1,330,000 Km pair of telephone cables.

Selengkapnya di halaman KBLM