Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ancara Logistics Indonesia Tbk. (ALII) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Ancara Logistics Indonesia Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ancara Logistics Indonesia Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Ancara Logistics Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp795 (kapitalisasi pasar 12,58 T, volume 24 jam 909,7 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp840 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 57,5 rb). Perbedaan utamanya: Ancara Logistics Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan Ancara Logistics Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (909,7 rb vs 57,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALIIIMAS
Kapitalisasi Pasar
12,58 T3,4 T
Volume
909,7 rb57,5 rb
Lot
9,1 rb575
Perputaran
740,41 jt48,76 jt
Harga Rata-rata
813,9847,96
Nilai Transaksi
740,41 jt48,76 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
820850
Volume Ekuilibrium Indikatif
466300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALII
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Ancara Logistics Indonesia Tbk.

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (the Company) was established in the Republic of Indonesia on July 30, 2019 within the framework of the Foreign Direct Investment Law No. 25 Year 2007 based on Notarial Deed No. 437, of Netty Maria Machdar, SH., notary. The Company started its commercial operations in July 2020.

Selengkapnya di halaman ALII

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS