Perbedaan MyNeighbourAlice dan DigiByte: MyNeighbourAlice diperdagangkan di Rp2.060 (kapitalisasi pasar Rp204,88M, volume 24 jam Rp64,64M), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp73,76 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp43,57M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar MyNeighbourAlice, dan suplai beredar MyNeighbourAlice 99,5M / 99,5M ALICE (100%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyNeighbourAlice selama 46 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.
| ALICE | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp204,88M | Rp1,36T |
Volume (24h) | Rp64,64M | Rp43,57M |
Suplai yang Beredar | 99,5M / 99,5M ALICE (100%) | 18,4B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
My Neighbor Alice adalah game membangun play-to-earn bertemakan pertanian dengan basis Chromia. Setiap pemain punya avatarnya sendiri, yang bisa disesuaikan sesuka hati. Pemain bisa membeli real estate virtualnya sendiri dari Alice, figur sentral dari game ini, atau melalui pasar dalam game. Semua lahan yang dibeli akan berbentuk NFT.
Selengkapnya di halaman ALICE →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →