Perbedaan MyNeighbourAlice dan ApeX Protocol: MyNeighbourAlice diperdagangkan di Rp2.060 (kapitalisasi pasar Rp204,55M, volume 24 jam Rp61,48M), sedangkan ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.766 (kapitalisasi pasar Rp550,84M, volume 24 jam Rp19,71M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar MyNeighbourAlice, dan suplai beredar MyNeighbourAlice 99,5M / 99,5M ALICE (100%) dibanding 146,2M / 500M APEX (30%) milik ApeX Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyNeighbourAlice selama 46 Hari dan ApeX Protocol selama 20 Hari.
| ALICE | APEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp204,55M | Rp550,84M |
Volume (24h) | Rp61,48M | Rp19,71M |
Suplai yang Beredar | 99,5M / 99,5M ALICE (100%) | 146,2M / 500M APEX (30%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
My Neighbor Alice adalah game membangun play-to-earn bertemakan pertanian dengan basis Chromia. Setiap pemain punya avatarnya sendiri, yang bisa disesuaikan sesuka hati. Pemain bisa membeli real estate virtualnya sendiri dari Alice, figur sentral dari game ini, atau melalui pasar dalam game. Semua lahan yang dibeli akan berbentuk NFT.
Selengkapnya di halaman ALICE →ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →