Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Alkindo Naratama Tbk (ALDO) vs Bukit Asam Tbk. (PTBA)

Alkindo Naratama Tbk
Bukit Asam Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Alkindo Naratama Tbk dan Bukit Asam Tbk.: Alkindo Naratama Tbk diperdagangkan di Rp690 (kapitalisasi pasar 1,89 T, volume 24 jam 1,7 rb), sedangkan Bukit Asam Tbk. diperdagangkan di Rp2.350 (kapitalisasi pasar 27,3 T, volume 24 jam 7,23 jt). Perbedaan utamanya: Bukit Asam Tbk. jauh lebih besar — sekitar 14,4× kapitalisasi pasar Alkindo Naratama Tbk, dan Bukit Asam Tbk. lebih aktif diperdagangkan (7,23 jt vs 1,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALDOPTBA
Kapitalisasi Pasar
1,89 T27,3 T
Volume
1,7 rb7,23 jt
Lot
1772,26 rb
Perputaran
1,17 jt16,93 M
Harga Rata-rata
688,242.342,74
Nilai Transaksi
1,17 jt16,93 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
6902.350
Volume Ekuilibrium Indikatif
15,5 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALDO
Lihat detail
PTBA
Lihat detail

Tentang Alkindo Naratama Tbk

PT Alkindo Naratama Tbk (the "Company") was established based on Notarial Deed No 74 of Kikit Warianti SH, dated January 31, 1989. The Company's Articles of Association have been amended several times. The latest amendment was based on Notarial Deed No. 5 of Nunuy Rahmayati SH dated March 15, 2011 pertaining of Authorized share and paid-up capital, issuance of new share to be offered to the public in the Initial Public Offering, and amendment of the Article of Association of the Company to become a public entity

Selengkapnya di halaman ALDO

Tentang Bukit Asam Tbk.

PT Bukit Asam (Persero) Tbk was established on March 2nd 1981 in Tanjung Enim as PT. Tambang Batubara Bukit Asam. However the mine working have been exploited since 1919 under Government of Netherland Indie. Take over by Japan on 1942, and nationalized by Indonesian Government on 1945. On October 30th 1990, government merged Perum Tambang Batubara, Sawahlunto in the corporate. On 1983, corporate assigned by government to develop coal briquet. Employees 4021 personnel.

Selengkapnya di halaman PTBA