Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alkindo Naratama Tbk (ALDO) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Alkindo Naratama TbkTrading
Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alkindo Naratama Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Alkindo Naratama Tbk diperdagangkan di Rp860 (kapitalisasi pasar 2,4 T, volume 24 jam 76,2 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.160 (kapitalisasi pasar 2,13 T, volume 24 jam 311 rb). Perbedaan utamanya: Alkindo Naratama Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (311 rb vs 76,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALDOIPCC
Kapitalisasi Pasar
2,4 T2,13 T
Volume
76,2 rb311 rb
Lot
7623,11 rb
Perputaran
66,67 jt361,36 jt
Harga Rata-rata
874,881.161,93
Nilai Transaksi
66,67 jt361,36 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
8901.160
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,1 rb495

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALDO
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Alkindo Naratama Tbk

PT Alkindo Naratama Tbk (the "Company") was established based on Notarial Deed No 74 of Kikit Warianti SH, dated January 31, 1989. The Company's Articles of Association have been amended several times. The latest amendment was based on Notarial Deed No. 5 of Nunuy Rahmayati SH dated March 15, 2011 pertaining of Authorized share and paid-up capital, issuance of new share to be offered to the public in the Initial Public Offering, and amendment of the Article of Association of the Company to become a public entity

Selengkapnya di halaman ALDO

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC