Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Alkindo Naratama Tbk (ALDO) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Alkindo Naratama Tbk
Gunung Raja Paksi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Alkindo Naratama Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Alkindo Naratama Tbk diperdagangkan di Rp690 (kapitalisasi pasar 1,89 T, volume 24 jam 1,7 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,51 T, volume 24 jam 480,9 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (480,9 rb vs 1,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALDOGGRP
Kapitalisasi Pasar
1,89 T3,51 T
Volume
1,7 rb480,9 rb
Lot
174,81 rb
Perputaran
1,17 jt140,02 jt
Harga Rata-rata
688,24291,15
Nilai Transaksi
1,17 jt140,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
690292
Volume Ekuilibrium Indikatif
1118

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALDO
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Alkindo Naratama Tbk

PT Alkindo Naratama Tbk (the "Company") was established based on Notarial Deed No 74 of Kikit Warianti SH, dated January 31, 1989. The Company's Articles of Association have been amended several times. The latest amendment was based on Notarial Deed No. 5 of Nunuy Rahmayati SH dated March 15, 2011 pertaining of Authorized share and paid-up capital, issuance of new share to be offered to the public in the Initial Public Offering, and amendment of the Article of Association of the Company to become a public entity

Selengkapnya di halaman ALDO

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP