Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Alkindo Naratama Tbk (ALDO) vs Berlina Tbk (BRNA)

Alkindo Naratama Tbk
Berlina Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Alkindo Naratama Tbk dan Berlina Tbk: Alkindo Naratama Tbk diperdagangkan di Rp690 (kapitalisasi pasar 1,89 T, volume 24 jam 1,7 rb), sedangkan Berlina Tbk diperdagangkan di Rp570 (kapitalisasi pasar 562,99 M, volume 24 jam 45,3 rb). Perbedaan utamanya: Alkindo Naratama Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Berlina Tbk, dan Berlina Tbk lebih aktif diperdagangkan (45,3 rb vs 1,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALDOBRNA
Kapitalisasi Pasar
1,89 T562,99 M
Volume
1,7 rb45,3 rb
Lot
17453
Perputaran
1,17 jt26,11 jt
Harga Rata-rata
688,24576,37
Nilai Transaksi
1,17 jt26,11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
690570
Volume Ekuilibrium Indikatif
180

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALDO
Lihat detail
BRNA
Lihat detail

Tentang Alkindo Naratama Tbk

PT Alkindo Naratama Tbk (the "Company") was established based on Notarial Deed No 74 of Kikit Warianti SH, dated January 31, 1989. The Company's Articles of Association have been amended several times. The latest amendment was based on Notarial Deed No. 5 of Nunuy Rahmayati SH dated March 15, 2011 pertaining of Authorized share and paid-up capital, issuance of new share to be offered to the public in the Initial Public Offering, and amendment of the Article of Association of the Company to become a public entity

Selengkapnya di halaman ALDO

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA